Bappenas Logo
Portal Data OIKN
Memuat
Skip to main content

Taksonomi

Panduan Pengisian Tagging pada Katalog Data

Berdasarkan SE Menpan-RB Nomor 18 Tahun 2022 Tentang Keterpaduan Layanan Digital Nasional Melalui Penerapan Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE


1. Pendahuluan

Panduan ini bertujuan membantu pengelola data dalam memberikan tag (tagging) yang tepat pada setiap dataset dalam katalog data, mengacu pada Taksonomi Referensi Arsitektur Data dan Informasi yang telah ditetapkan. Penandaan yang konsisten dan akurat akan meningkatkan kemampuan pencarian, tata kelola, dan interoperabilitas data antar instansi.


2. Struktur Taksonomi

Taksonomi terdiri dari dua level hierarki:

[Kode Kategori] Nama Kategori Utama
    └── [Kode Sub-Kategori] Nama Referensi Arsitektur

Contoh:

02  → Informasi Ekonomi dan Industri
    └── 02.03 → Data Pertanian

Setiap dataset wajib mendapatkan minimal satu tag berupa kode sub-kategori (format XX.XX) beserta nama referensi arsitekturnya.


3. Daftar Kategori dan Sub-Kategori

01 — Informasi Pertahanan dan Luar Negeri

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
01.01 Data Pertahanan Data yang merepresentasikan bidang pertahanan negara.
01.02 Data Hubungan Luar Negeri Data yang merepresentasikan bidang hubungan luar negeri.

02 — Informasi Ekonomi dan Industri

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
02.01 Data Industri Data yang merepresentasikan bidang pengelolaan industri.
02.02 Data Perdagangan Data yang merepresentasikan bidang perdagangan.
02.03 Data Pertanian Data yang merepresentasikan bidang pertanian.
02.04 Data Perkebunan Data yang merepresentasikan bidang perkebunan.
02.05 Data Peternakan Data yang merepresentasikan bidang peternakan.
02.06 Data Perikanan Data yang merepresentasikan bidang perikanan.
02.07 Data Badan Usaha Milik Negara Data yang merepresentasikan bidang pengelolaan badan usaha milik negara.
02.08 Data Investasi Data yang merepresentasikan bidang pembinaan penanaman modal.
02.09 Data Koperasi Data yang merepresentasikan bidang pembinaan koperasi.
02.10 Data Usaha Kecil dan Menengah Data yang merepresentasikan bidang pembinaan usaha kecil dan menengah.
02.11 Data Pariwisata Penyelenggaraan urusan pemerintahan dalam bidang kepariwisataan.

03 — Informasi Pembangunan Kewilayahan

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
03.01 Data Pekerjaan Umum Data yang merepresentasikan bidang pekerjaan umum.
03.02 Data Transmigrasi Data yang merepresentasikan bidang transmigrasi.
03.03 Data Transportasi Data yang merepresentasikan bidang transportasi.
03.04 Data Perumahan Data yang merepresentasikan bidang perumahan.
03.05 Data Pembangunan Kawasan atau Daerah Tertinggal Data yang merepresentasikan bidang pembangunan kawasan atau daerah tertinggal.
03.06 Data Pertanahan Data yang merepresentasikan bidang pertanahan.
03.07 Data Kependudukan Data yang merepresentasikan bidang kependudukan.

04 — Informasi Perlindungan Sosial dan Kesehatan

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
04.01 Data Kesehatan Data yang merepresentasikan bidang kesehatan.
04.02 Data Sosial Data yang merepresentasikan bidang sosial.
04.03 Data Pemberdayaan Perempuan Data yang merepresentasikan bidang pemberdayaan perempuan.

05 — Informasi Ketertiban Umum dan Keselamatan

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
05.01 Data Hukum Data yang merepresentasikan bidang hukum.
05.02 Data Keamanan Data yang merepresentasikan bidang keamanan.
05.03 Data Hak Asasi Manusia Data yang merepresentasikan bidang hak asasi manusia.

06 — Informasi Pendidikan dan Tenaga Kerja

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
06.01 Data Pendidikan Data yang merepresentasikan bidang pendidikan.
06.02 Data Ketenagakerjaan Data yang merepresentasikan bidang ketenagakerjaan.
06.03 Data Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Data yang merepresentasikan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
06.04 Data Pemuda Data yang merepresentasikan bidang pemberdayaan dan pengembangan pemuda.
06.05 Data Olahraga Data yang merepresentasikan bidang keolahragaan.

07 — Informasi Lingkungan dan Sumber Daya Alam

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
07.01 Data Pertambangan Data yang merepresentasikan bidang pertambangan.
07.02 Data Energi Data yang merepresentasikan bidang energi.
07.03 Data Kehutanan Data yang merepresentasikan bidang kehutanan.
07.04 Data Kelautan Data yang merepresentasikan bidang kelautan.
07.05 Data Lingkungan Hidup Data yang merepresentasikan bidang lingkungan hidup.

08 — Informasi Budaya dan Agama

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
08.01 Data Agama Data yang merepresentasikan bidang agama.
08.02 Data Kebudayaan Data yang merepresentasikan bidang kebudayaan.

09 — Informasi Pemerintahan Umum

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
09.01 Data Dalam Negeri Data yang merepresentasikan bidang dalam negeri.
09.02 Data Keuangan Data yang merepresentasikan bidang keuangan negara.
09.03 Data Informasi Data yang merepresentasikan bidang informasi.
09.04 Data Komunikasi Data yang merepresentasikan bidang komunikasi.
09.05 Data Perencanaan Pembangunan Nasional Data yang merepresentasikan bidang perencanaan pembangunan nasional.
09.06 Data Aparatur Negara Data yang merepresentasikan bidang pengelolaan aparatur negara.
09.07 Data Kesekretariatan Negara Data yang merepresentasikan bidang kesekretariatan negara.

10 — Data Pendukung Umum

Kode Referensi Arsitektur Deskripsi
10.01 Data Kebijakan Pemerintah Data yang merepresentasikan informasi terkait kebijakan pemerintah.
10.02 Data Manajemen Kegiatan Data yang merepresentasikan informasi terkait manajemen kegiatan pemerintahan.
10.03 Data Kewilayahan Data yang merepresentasikan informasi kewilayahan.
10.04 Data Dukung Lainnya Data yang merepresentasikan informasi yang tidak tercakup dalam definisi lainnya.

4. Langkah-Langkah Pengisian Tagging pada CKAN

Langkah 1: Identifikasi Konten Dataset

Pahami isi dan tujuan dataset yang akan didaftarkan. Baca nama dataset, deskripsi, dan variabel/kolom yang tersedia.

Pertanyaan panduan:

  • Dataset ini berkaitan dengan urusan pemerintahan di bidang apa?
  • Siapa instansi/unit penghasil data?
  • Apakah data ini bersifat lintas sektor?

Langkah 2: Tentukan Kode dan Kategori

Cocokkan dataset dengan kode taksonomi SPBE yang paling relevan. Ubah format teksnya agar ramah untuk CKAN: huruf kecil semua dan spasi diganti tanda hubung (-).

Format Konvensi: [kode.sub.kategori]-[nama-referensi-arsitektur]

Contoh:

Kode 06.01 Data Pendidikan → Ditulis di CKAN menjadi: 06.01-data-pendidikan

Langkah 3: Urutan Pengisian (Primer vs Sekunder)

Karena CKAN hanya memiliki satu kolom input, masukkan tag primer di urutan paling pertama, diikuti dengan koma, lalu masukkan tag sekunder, dan diakhiri dengan tag/keyword bebas yang mendeskripsikan isi spesifik (misal: nama survei atau singkatan yang umum dicari).

Contoh pengetikan di kolom:

02.10-data-usaha-kecil-menengah, 09.02-data-keuangan, umkm, penerima-kur

5. Aturan dan Ketentuan Tagging di CKAN

No. Ketentuan
1 Pisahkan dengan Koma: Setiap tag harus dipisahkan oleh tanda koma (,).
2 Format Slug: Gunakan huruf kecil (lowercase). Hindari spasi, gunakan tanda hubung (-) sebagai pemisah kata.
3 Gabungkan Kode dan Nama: Selalu gabungkan kode taksonomi dan namanya dalam satu tag (contoh: 02.03-data-pertanian, bukan 02.03 saja).
4 Prioritas Posisi: Tempatkan tag utama (Primer) di posisi paling kiri atau pertama.
5 Tag Bebas Pelengkap: Setelah memasukkan tag wajib SPBE, tambahkan 1-3 tag bebas yang mendeskripsikan isi data (contoh: ppikn-2025, sensus).

6. Contoh Kasus Pengisian Tagging CKAN

Contoh 1: Dataset Tunggal (Single Domain)

Nama Dataset: Data Realisasi Ekspor Komoditas Pertanian Tahun 2024

Analisis Isian di Kolom Tag CKAN
Dataset mencakup komoditas sektor pertanian (02.03). Ditambah kata kunci spesifik.
02.03-data-pertanian, ekspor, komoditas-pertanian

Contoh 2: Dataset Lintas Sektor (Multi-Domain)

Nama Dataset: Data Tenaga Kesehatan per Fasilitas Kesehatan

Analisis Isian di Kolom Tag CKAN
Utamanya adalah fasilitas kesehatan (04.01), namun profilnya tentang tenaga kerja (06.02). Tag utama diletakkan pertama.
04.01-data-kesehatan, 06.02-data-ketenagakerjaan, tenaga-kesehatan, nakes

Contoh 3: Dataset IKN / Proyek Spesifik

Nama Dataset: Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) 2025

Analisis Isian di Kolom Tag CKAN
Dataset kependudukan (03.07), ditambahkan dengan tag identitas proyek untuk memudahkan pencarian grup data.
03.07-data-kependudukan, demografi, ppikn-2025, oikn

7. Kesalahan Umum Tagging di CKAN yang Harus Dihindari

❌ Kesalahan ✅ Praktik yang Benar
Menggunakan huruf kapital dan spasi (contoh: 02.03 Data Pertanian) Ubah menjadi slug format (contoh: 02.03-data-pertanian)
Memisahkan kode dan nama SPBE (contoh: 02.03, data pertanian) Gabungkan agar makna tidak terputus (contoh: 02.03-data-pertanian)
Lupa memberi tanda koma (contoh: 04.01-kesehatan 06.02-ketenagakerjaan) Gunakan koma sebagai pemisah (contoh: 04.01-data-kesehatan, 06.02-data-ketenagakerjaan)
Memasukkan tag terlalu spesifik tanpa tag SPBE (contoh: jumlah-dokter-spesialis-jantung) Masukkan tag wajib SPBE terlebih dahulu, baru tag spesifik (contoh: 04.01-data-kesehatan, dokter-spesialis)

8. Panduan Cepat (Quick Reference)

Apakah dataset berkaitan dengan...

🛡️  Pertahanan / Diplomatik?          → 01
💰  Ekonomi / Bisnis / Industri?      → 02
🏗️  Infrastruktur / Tata Ruang?       → 03
🏥  Sosial / Kesehatan?               → 04
⚖️  Hukum / Keamanan / HAM?           → 05
🎓  Pendidikan / Tenaga Kerja / IPTEK?→ 06
🌿  Lingkungan / SDA / Energi?        → 07
🕌  Agama / Budaya?                   → 08
🏛️  Pemerintahan Umum / Keuangan?     → 09
📋  Data Pendukung / Lintas Sektor?   → 10

Catatan: Konsistensi penggunaan taksonomi ini sangat penting untuk memastikan interoperabilitas dan kemampuan pencarian data lintas instansi pemerintah.

Dokumen ini mengacu pada SE Menpan-RB Nomor 18 Tahun 2022 Tentang Keterpaduan Layanan Digital Nasional Melalui Penerapan Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE.
Versi: 1.1 | Terakhir diperbarui: Mei 2026